beritaKUH- Sejak diperkenalkan, iCAR V23 mengusung semangat Born to Play, sebuah filosofi yang merepresentasikan kebebasan berekspresi, eksplorasi, dan keberanian untuk tampil berbeda.

Semangat ini tidak hanya tercermin dari desain eksteriornya yang boxy dan ikonik, tetapi juga dari pendekatan personalisasi.
“iCAR V23 sejak awal dirancang dengan sistem Plug & Play, sehingga personalisasi bukan sekadar penambahan aksesori, tetapi sudah menjadi bagian dari arsitektur kendaraan,” ujar Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCAR Indonesia.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui lebih dari 20 titik modular interface yang tersebar di area interior, roof, dan ceiling.

Karena telah diperhitungkan sejak tahap perancangan, berbagai.
Di dalam kabin, fleksibilitas ini membuka ruang personalisasi yang luas salah satunya pemasangan aksesoris Ambient lighting yang dapat disesuaikan dengan berbagai tema pencahayaan.
Area dashboard dan ceiling juga dilengkapi titik pemasangan multi-functional bracket yang dapat digunakan untuk berbagai macam aksesoris termasuk tablet maupun action camera, mendukung navigasi tambahan, hiburan, hingga dokumentasi perjalanan.
Konfigurasi interior turut mendukung berbagai kebutuhan aktivitas.
Fleksibilitas ini memungkinkan V23 beradaptasi untuk mobilitas harian, perjalanan akhir pekan, hingga aktivitas outdoor.
Di bagian belakang kendaraan, konsep personalisasi hadir melalui small backpack attachment yang dapat dipadukan dengan berbagai pernak-pernik atau aksesoris sesuai selera pemilik.
Area bagasi juga dapat dilengkapi rak modular atau wall-mounted storage untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang
Sementara itu, pada sisi eksterior, personalisasi dapat diperluas melalui pemasangan roof spotlight, luggage rack modular, hingga pilihan car wrapping dengan karakter visual yang berbeda.
iCAR V23 tidak hanya hadir sebagai SUV listrik bergaya urban off-road, tetapi juga sebagai kendaraan yang memberi ruang berkendara sesuai imajinasi mereka.






























