beritaKUH- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.

Hingga 20 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tingkat okupansi Kereta Api Jarak Jauh mencapai 71 persen dengan total penjualan tiket sebanyak 767.829 tiket.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa tren keberangkatan penumpang menunjukkan peningkatan signifikan sejak awal periode Angkutan Lebaran.
Pada hari Jumat (20/3), volume keberangkatan penumpang KA Jarak Jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 50.636 penumpang, sementara volume kedatangan tercatat sebanyak 18.162 penumpang (data dinamis).
KAI mencatat periode 11–20 Maret 2026 sebagai masa dengan tingkat penjualan tertinggi (pra-Lebaran), dengan angka penjualan tertinggi terjadi pada tanggal 18 Maret sebanyak 53.576 tiket.
Pada periode tersebut, ketersediaan tempat duduk semakin terbatas dan sejumlah perjalanan mendekati kondisi penuh (fully booked).
Untuk periode arus balik atau pasca Lebaran (23 Maret – 1 April), masih tersedia sekitar 301.715 tempat duduk.
KAI juga menghadirkan program diskon tarif hingga 30 persen untuk kelas ekonomi komersial selama periode 14–29 Maret 2026.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sisa tiket yang masih tersedia, khususnya pada periode arus balik, serta datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan berjalan lancar,” tutup Franoto.






























