beritaKUH- Sehat itu mahal, menjaga kesehatan sangatlah penting. Seperti pola makan, gaya hidup dan mengatur manajemen stres pada masa sekarang sudah menjadi keharusan bagi masyarakat agar tidak terkena penyakit.

Oleh karena itu PT TSI (Tele Sehat Indonesia) berkolaborasi dengan KRESHNA Foundation, RS PON Mahar Mardjono dan Organisasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI ) Cabang St.Mikael -Kranji di Kompleks Strada mengadakan kegiatan Roadshow Pengabdian Masyarakat.

Gema Sasmita Selaku Komisaris PT TSI dan Pembina KRESHNA Foundation mengatakan, “Bahwa kegiatan BAKSOS ini Juga Pengabdian Masyarakat adalah salah satu upaya preventif secara Nasional, terhadap risiko penyakit tidak menular tetapi memberikan dampak mematikan serta kecacatan yang luarbiasa imbasnya bagi kesehatan dan kehidupan masyarakat Indonesia.”

Ns.Sigit M.Nuzul.M.Biomed selaku CEO ATM Sehat), memberikan penjelasan bahwa data SKI (Survey Kesehatan Indonesia) baru – baru ini bahwa penduduk Indonesia 60 juta ada mengalami gejala hipertensi dan dari 4 orang tersebut 3 diantaranya telat mendapatkan diagnosa.

“Untuk itulah ATM Sehat (Anjungan Telehealth Masyarakat) hadir melayani semakin Dekat Tepat & Hemat, melakukan screening deteksi dini penyakit stroke, jantung, diabetes, hipertensi dan gagal ginjal serta komplikasi penyakit lainnya.” ujar Sigit.
Dokter Rodi Salim Kepala Seksi Kesehatan yang bertugas di Klinik Pratama St.Mikael Kranji menyampaikan, “Untuk menumbuhkan kesadaran dan motivasi hidup sehat merupakan tanggungjawab kita bersama karena hidup sehat adalah pilihan secara individu dari melakukan kegiatan juga kebiasaan sehat maka harapan hidup panjang umur, produktif dan sejahtera bersama keluarga bisa kita wujudkan.”
Dalam kesempatan ini juga sebagai penanggung jawab acara yang diadakan oleh Bidang Pendidikan, Francisca Noviana Widyastuti (Wakil Ketua 1 ) WKRI Cabang St.Mikael Kranji sekaligus mendampingi Ketua Cabang yaitu Maria Clara Bastiani sangat berharap kegiatan ini rutin dilakukan minimal tiga bulan sekali agar masyarakat lebih paham dan cerdas melakukan modifikasi hidup sehat.
Sehat bukan segalanya tetapi dengan hidup sehat bisa meraih segala juga menyempurnakan ibadahnya.
RS PON Mahar Mardjono yang diwakili oleh dokter Novrita Silalahi ,Sp.N, memberikan edukasi penanganan stroke dan pencegahan terjadinya stroke berulang, kerena potensi 40% bagi Penyintas Stroke jika tidak merubah mindset dan gaya hidup maka masih memiliki resiko tinggi dampaknya.
Kemudian dari PROMKES Wilayah DKI yang diwakili oleh Supriyanti,S.K.M memberikan tips-tips CERDIK
C = Cek Kesehatan Secara Rutin / Kontrol Berkala
E = Enyahkan Rokok, Alkohol Dan Minuman Berenergi Instan
R = Rutin Berolahraga Atau Latihan DISIPLIN BERULANG Secara BERTAHAP, BERTINGKAT, BERLANJUT
D = Diet Seimbang ( Pola Makan Dijaga)
I = Istirahat Cukup Setelah Melakukan Aktivitas Sehari – hari Maupun Latihan TERUKUR TERARAH TERATUR
K = Kelola Stres ( Management Qolbu) Sesuai Agama Dan Keyakinan Masing – masing.
Kegiatan ini juga melibatkan lintas Komunitas diantaranya KRESHNA (Komunitas Rehabilitasi Stroke Holistik Nusantara) yang dihadiri langsung oleh Suhadi,SH.M.Hum selaku Ketua Harian KRESHNA menyampaikan pengalaman selama 6 tahun, 6 Bulan, 1 Hari menjadi stroke survivor harus memiliki 3M Yaitu, Jangan Malu, Malas Dan Menyerah.
Selain itu Segitiga Pemulihan merupakan kerjasama tim optimalisasi Pulih STROKE dan saling Menguatkan juga Melengkapi diantaranya Pasien, Keluarga (Pendamping / Caregiver) Dan Paramedis (Dokter, Perawat, Fisioterapi maupun Praktisi Komplementer).
Bagi yang mau bergabung dan mendapatkan edukasi melalui komunitas Strokers bisa menghubungi telp atau WA 0813 2847 5758.






























