beritaKUH- Pada perayaan Natal tahun ini, TAMU menghadirkan sebuah instalasi dekorasi yang merayakan semangat “Nostalgia Tapi Dinamis”. Dekorasi Natal TAMU menjadi simbol pertemuan dan kehangatan yang berakar pada budaya Indonesia.

Mengikuti filosofi “Tatap Muka”, dekorasi Natal TAMU dirancang bukan hanya untuk memperindah ruang.
Menggunakan elemen-elemen desain yang terinspirasi dari arsitektur Nusantara, rempah-rempah, dan kerajinan lokal, diwujudkan melalui kolaborasi kreatif bersama Sandpiper Indonesia, sebuah brand & design agency di Indonesia.
Pohon Natal ikonik setinggi tiga meter ini terinspirasi dari undakan candi Indonesia dan disusun dari elemen bata yang menjadi identitas visual TAMU.
Berbagai sudut ruang TAMU dihiasi elemen lokal, termasuk wreath dari tampah anyaman, besek merah dan hijau, garland dengan aksen cabai, serta paku pipit Bali sebagai simbol penyambutan.
“Dekorasi Natal dan hidangan musiman yang kami siapkan menjadi cara kami merayakan kekayaan tradisi Indonesia dalam gaya yang tetap dinamis.” ujar Hartono Moe, Co-founder TOMA Group.
Struktur pohon Natal disusun dalam bentuk bertingkat yang menyerupai candi sebagai simbol akar budaya Indonesia. Dekorasi ini selaras dengan elemen bata ekspos dan kayu pada interior TAMU.
Dekorasi Natal di seluruh area TAMU menampilkan sentuhan Nusantara yang kuat. Wreath dibuat dari tampah anyaman bermotif khas Indonesia, dipadukan dengan daun pinus dan cabai merah artifisial sehingga menghadirkan perpaduan estetika tradisional dan nuansa perayaan modern.
“Perayaan Natal di TAMU harus terasa hangat, akrab, dan tetap relevan, dekorasi ini mencerminkan bagaimana kami merayakan musim dengan sentuhan budaya yang membumi.” ” ujar Hartono Moe, Co-founder TOMA Group.
TAMU berlokasi di Jalan Adityawarman I No. 8, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, adalah restoran Indonesia yang berlandaskan filosofi “Tatap Muka” serta identitas “Nostalgia Tapi Dinamis.”
Berkapasitas venue hingga 250 tamu, TAMU menjadi rumah baru bagi kebersamaan, cerita, dan kekayaan rasa Indonesia. Instagram: @tamu.jkrt































