Tips Rayakan Lebaran Bagi Strokers dan Caregiver

beritaKUH- Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi. Sebagian besar masyarakat muslim biasanya akan menjalankan “ritual” mudik ke kampung halaman dengan berbagai macam jenis moda transportasi.

 

Begitu pula dengan para Insan Penyintas Stroke (IPS) atau Strokers dan Caregiver yang muslim turut merayakan hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya.

Sesuai UU No.8 Tahun 2016 pasca stroke selama 6 bulan, sudah tergolong disabilitas fisik, sehingga sahabat Strokers memiliki kesetaraan hak, perlindungan maupun penghormatan di fasilitas umum juga ruang publik.

Suhadi,SH.M.Hum, selaku ketua Harian KRESHNA Foundation (Komunitas Rehabilitasi Stroke Holistik Nusantara), mengatakan, “Saya telah menjalani Perjuangan melawan stroke selama 6 tahun, 5 bulan, 7 hari atau Dari Bulan Oktober 2019 menjadi Stroke Survivor dengan berbagai dinamika kehidupan termasuk saat merayakan lebaran bersama keluarga.”

Berikut beberapa tips juga upaya – upaya menjaga tetap Kondisi sehat bugar sejahtera bersama Keluarga diantaranya saat perjalanan mudik lebaran baik menggunakan transportasi umum maupun pribadi yang harus dilakukan sebagai berikut:

▪️Persiapan kendaraan dengan standar keselamatan.

▪️Selama perjalanan istirahat 15 – 30 Menit saat sudah melakukan perjalanan selama 3 jam.

▪️Membawa bekal air minum dan obat – obatan juga vitamin selama perjalanan.

▪️ Identitas Disabilitas, surat BPJS atau keterangan dokter disabilitas selama perjalanan harus menggunakan PIN, Topi, Peluit, Senter, Alat bantu tongkat lipat atau kursi roda juga atribut lainnya.

Demikian juga saat menjalankan ibadah serta diruang publik seperti Masjid, tempat belanja, lapangan, taman bermain juga transportasi umum.

Disarankan cari titik poin yang disediakan dengan logo atau stiker disabilitas serta ikuti rambu – rambu sesuai arahan petugas dan harus berani meminta bantuan kepada orang terdekat disekitar bahkan kepada petugas yang bertugas.

Ini paling penting yaitu simpan nomor – nomor darurat atau emergency seperti layanan ambulance, faskes kesehatan terdekat, layanan service kendaraan harus dicatat online maupun online.

Pada waktu berkumpul bersama keluarga juga berkunjung silaturahim sanak familinya dan sahabat untuk memilih menu makanan yang sehat serta mengurangi bahkan hindari menu makanan yang kadarnya berlebihan seperti gula, garam, minyak sehingga pontensi menimbulkan serangan stroke berulang.

Modifikasi cara tepat hidup sehat juga bisa menggunakan sarana atau modalitas teknologi laser, supaya Stamina terjaga dan kondisi metabolik juga motorik pasca stroke lebih cepat recovery bahkan untuk maintenance atau perawatan kesehatan seluruh keluarga mengindari komplikasi penyakit lainnya.

“Selamat merayakan hari raya idul Fitri 1447 H / 2026 mohon maaf lahir batin bahagia sejahtera bersama keluarga bagi sahabat Strokers seluruh Indonesia dan terus aktif ambil bagian menjadi solusi Pemulihan Secara Fisik, mental, ekonomi dan spiritual.” tutup Suhadi.

Informasi selanjutnya bisa menghubungi KRESHNA Foundation hubungi telp/ WA 081328475758.